Warga Binaan Jadi Penerjemah Rutan Surabaya Kepada Tamu Dari Tiongkok

SURABAYA – Ada yang menarik dalam kunjungan Kejaksaan Rakyat Daerah Otonomi Guangxi Zhuang di Rutan Kelas I Surabaya sore ini (28/10/19).

Saat Kepala Rutan Surabaya Teguh Pamuji mempresentasikan paparannya, terdapat seorang penerjemah dari bahasa Indonesia ke Bahasa Mandarin. Menariknya, penerjemah tersebut adalah seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Medaeng, Henry C. Gunawan.

Teguh mempresentasikan profil, capaian kinerja hingga kondisi terkini rutan di hadapan perwakilan Kejaksaan Rakyat Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok yang dipimpin Mr. Wei Fuxi.

Forum awalnya kurang lancar, karena dari Kejaksaan Agung RI hanya menyediakan penerjemah ke bahasa Inggris. Padahal, mayoritas peserta hanya fasih menggunakan bahasa mandarin.

Baca Juga:  Tindak Lanjuti Arahan Dirjen PAS, Rutan Surabaya Kolaborasi dengan BNNP Jatim Cegah Narkoba

Nah, di saat inilah Teguh menawarkan untuk memberdayakan Henry. Memang, meski statusnya WBP pria yang memiliki nama mandarin Chen Liang ini sangat fasih berbahasa mandarin.

“Dengan segala hormat, kami menawarkan penerjemah yang merupakan warga binaan kami agar komunikasi berjalan lebih lancar dan cepat,” terang Teguh.

Forum pun setuju, agar proses komunikasi lebih efektif dan efisien. Henry pun dipanggil untuk berdiri di samping Teguh. Henry menerjemahkan setiap kalimat yang dilontarkan Teguh.

“Selama ini kami memang berusaha memberdayakan setiap WBP yang ada dengan memberikan ruang untuk mengekspresikan keahlian mereka,” terang Teguh.

Baca Juga:  Lapas Sidoarjo Gelar Apel Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM

Performa Teguh dan Henry pun mendapatkan apresiasi dari perwakilan Kejaksaan Rakyat Daerah Otonomi Guangxi Zhuang. Mereka memberikan applaus yang sangat meriah. Begitu juga Henry yang merasa senang karena bisa dipercaya untuk menjadi penerjemah dadakan.

“Selama ini saya aktif di 55 organisasi Tionghoa, jadi sudah terbiasa dengan kunjungan dari Tiongkok seperti saat ini,” terangnya. (pank)