Advertisement

Kunjungan Kedubes Australia ke Imigrasi Bandung, Inilah yang di Bahas

BANDUNG – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung Agung Pramono menyambut kunjungan dari Konsuler Kedutaan Besar Australia, Priyanka Vennelakanti dan Prajna Paramita di Kantor Imigrasi Bandung, pada Selasa (21/05/2024).

“Pada pertemuan tersebut kami sampaikan data keimigrasian terkini terkait keberadaan WN Australia yang ada di Bandung dan sekitarnya. Kami jelaskan pula aturan keimigrasian terbaru yang dirilis Ditjen Imigrasi,” ujar Agung.

Agung menjelaskan bahwa merujuk data izin tinggal yang diperoleh pada tanggal 17 Mei 2024, terdapat 92 (sembilan puluh dua) WN Australia yang tersebar pada 6 wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung.

Rincian data WN Australia dimaksud yaitu 7 (tujuh) pemegang Ijin Tinggal Kunjungan, 46 (empat puluh enam) pemegang Ijin Tinggal Terbatas dan 39 (tiga puluh sembilan) pemegang Ijin Tinggal Tetap.

“WN Australia yang tinggal di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung mayoritas adalah penyatuan keluarga dan/atau yang merupakan eks-Warga Negara Indonesia,” ungkap Agung.

Advertisement

Dalam hal pengawasan Keimigrasian, Agung menambahkan bahwa hal tersebut dilakukan secara kompherensif yaitu mulai dari Tempat Pemeriksaan Imigrasi, area wilayah kerja, pengajuan/perpanjangan ijin tinggal, perubahan data keimigrasian dan lainnya.

“Pelanggaran Keimigrasian yang umum dilakukan adalah overstay, penyalahgunaan visa, tidak melakukan lapor diri pada otoritas terkait, penggunaan dokumen palsu, menggunakan izin masuk kembali tanpa izin setelah sebelumnya dideportasi, dan bertempat tinggal tanpa status keimigrasian yang sah dan benar,” ujarnya.

Wilayah kerja Kantor Imigrasi Bandung sendiri, jelas Agung, meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Subang dan Kabupaten Sumedang.

Proses deportasi bagi WN Australia yang melanggar aturan Keimigrasian mayoritas dilakukan melalui Bandara Soekarno Hatta dengan didampingi oleh petugas Imigrasi yang berkompeten. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung telah mendeportasi 1 (satu) orang WN Australia setiap tahunnya dimulai pada tahun 2022 – 2024.

Sementara itu Priyanka Vennelakanti menjelaskan kunjungan tersebut dilakukan berdasarkan surat Chief Migration Officer – Integrity, Counsellor (Immigration), Department of Home Affairs, Kedutaan Besar Australia di Jakarta tanggal 14 Mei 2024 perihal Permohonan Kunjungan Kedutaan Besar Australia ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung.

“Maksud dan tujuan kunjungan kami untuk berdiskusi tentang prosedur keimigrasian dan penanganan/pemberian bantuan kekonsuleran kepada Warga Negara (WN) Australia yang mengalami permasalahan atau keadaan darurat di Indonesia khususnya di wilayah kerja Kanim Bandung”, tuturnya.

Kedutaan Besar Australia berkomitmen untuk melakukan optimalisasi koordinasi dan komunikasi khususnya dalam menangani WN Australia yang mengalami masalah Keimigrasian agar cepat tertangani.

Pemerintah Australia juga siap mendukung sosialisasi terkait aturan/kebijakan Keimigrasian terbaru seperti bridiging visa.Agung berharap bahwa hubungan baik antar kedua negara akan terus berlangsung dan terus terjalin kerjasama yang dapat memberikan dampak positif dan kemudahan bagi masyarakat di kedua negara. (Red)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button