Kalapas Banyuwangi Diganjar Apresiasi Karena Kreatif dan Inovatif Dalam Pelaksanaan Tugas

BANYUWANGI – Perlu keahlian dan seni khusus untuk mengelola Lapas yang mengalami overkapasitas lebih dari 400%. Seperti yang dilakukan Kalapas Kelas IIB Banyuwangi Ketut Akbar Herry Akhjar. Bahkan, usahanya diganjar penghargaan dari Dirjen Pemasyarakatan.

Penghargaan kepada Akbar diserahkan langsung oleh Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati. Mewakili Dirjen Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami, Kakanwil menyerahkan sebuah piagam. Akbar selama ini dianggap telah melaksanakan tugas dengan kreatif dan inovatif.

“Ini penghargaan kedua untuk pak Akbar, sebelumnya kanwil juga telah mengakui kinerjanya,” ucap Susy.

Baca Juga:  Kemenkumham Jatim Raih Peringkat Pertama Post Test Pengoperasian Aplikasi AHU Online

Menurut Susy, Akbar dianggap telah melakukan kegiatan pembinaan di bidang seni dengan intensif. Sehingga, salah satu grup seni WBP mendapatkan kontrak selama setahun penuh dari salah satu hotel di Banyuwangi.

Selain itu, Susy juga memuji upaya Akbar dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan motto

“Urip guyub rukun, tandang agawe ngukir arume Lapas Banyuwangi.”

Di kesempatan yang sama, Susy juga memberikan kepada anak didik pemasyarakatan atas nama Oky Dyas Larasati, yang menjadi Juara Harapan V Lomba Literasi Anak Didik Pemasyarakatan Kategori Esai dengan judul “Kampung Jeruji.” (Red)