Tes Kehamilan Syarat Mutlak Bagi Calon Taruni Poltekip dan Poltekim

DEPOK – Sebanyak 312 peserta calon taruni mengikuti tes kesehatan pada seleksi catar Poltekip dan Poltekim Kemekumham di Kampus BPSDM Kemenkumham, Jum’at, (5/7/2019).

Hari ini merupakan tes kesehatan fisik khusus untuk calon taruni meliputi pemeriksaan mulut, gigi, THT dan tes kehamilan.

Koordinator Tim Kesehatan, dr. Juniarto mengatakan, salah satu tes kehamilan dengan melakukan pemeriksaan hormon human chorionic gonadotropin (hCG)

“Ini adalah salah satu syarat mutlak bagi peserta untuk menjadi Calon Taruni, karena semua taruna tidak boleh dalam keadaan hamil,” ucap Juniarto.

Pada tes kehamilan para peserta tes, tim kesehatan melakukan pengambilan sampel urine dari peserta, panitia sudah menyiapkan pengawas agar supaya benar-benar itu adalah sampel urine dari yang bersangkutan (peserta) dan bukan dari urine orang lain.

Sementara itu, Anggit Yoga Laksito (Anggota Tim Kesehatan) mengatakan, pada tes ini peserta akan diambil sampel urinenya untuk dilakukan pemeriksaan melalui pengujian dengan alat rapid test.

“Hasil pengujian ini lamanya lebih kurang 3 menit, setelah itu sudah bisa terlihat hasilnya dan kemudian di input di pemeriksaan kesehatan,” ujar Anggit.

Baca Juga:  Ditjen HAM Gelar “Fun Walk” di Peringatan Hari HAM Sedunia

Untuk diketahui, para peserta yang lulus pada tahapan ini nantinya akan mengikuti tes berikutnya yaitu kesemaptaan yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 16 s.d 17 Juli 2019 di Mako Brimob, Kelapa Dua.

Hari Kedua Seleksi Catar, Peserta Optimis Lulus Tes

Sebelumnya, seleksi pemeriksaan kesehatan Calon Taruna (Catar) Poltekip/Poltekim Kemenkumham memasuki hari ke-2 dan diikuti 464 peserta, berlangsung di Kampus Pengayoman Gedung BPSDM Kemenkumham, Rabu, (4/7/2019) kemarin.

Salah seorang peserta seleksi yang bernama Hafiz mengungkapkan bahwa ia optimis akan lulus pada seleksi sekarang. ini adalah kedua kalinya ia mengikuti seleksi catar, ia tetap memiliki semangat dan niat yang kuat untuk menjadi bagian dari Kemenkumham.

“ini ikut yang kedua kalinya, walaupun enggak lulus kali ini, saya mau terus ikut lagi tahun depan karena memang niat mau sekolah kedinasan dan juga karena dorongan orang tua” ungkap Hafiz.

Hal senada juga diungkapkan peserta lain yang bernama Dimas, ia juga senang sudah sampai ketahap pemeriksaan kesehatan kali ini “Perasaan saya campur aduk, seneng tapi deg-degan juga karna belum sampai ke tahap akhir dan harus optimis lulus sampai tahap akhir”, kata Dimas.

Baca Juga:  Kemenkumham Cabut Laporan Terhadap Walikota Tangerang Arief Wismansyah

Koordinator Tim Kesehatan, dr. Juniarto mengatakan, salah satu persyaratan untuk poltekim dan poltekip adalah pemeriksaan Kesehatan meliputi pemeriksaan gigi dan mulut. Selain itu dilakukan juga pemeriksaan Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) dan pemeriksaan mata.

Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi Kepegawaian Achmad Fahrurazi mengatakan, tes kesehatan ini menyaring peserta tes yang kondisi kesehatan sesuai kriteria yang ditentukan sesuai dengan persyaratan, seperti sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, tidak tuli, tidak berkacamata, serta secara fisik dapat maksimal menjalankan tugas ketarunaan selama pendidikan, dan tidak membahayakan baik dirinya maupun taruna yang lain.

“Misal memiliki penyakit menular, dan lain-lain,” pungkasnya. (Red).