Kakanwil Kemenkumham Kepri Beri Pengarahan pada Operator Sains dan Simak BMN

TANJUNGPINANG – Memasuki awal tahun Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepulauan Riau (Kanwil Kemenkumham Kepri) terus berupaya tingkatkan kinerja laporan keuangannya. Terkait hal tersebut hari ini (22/1/2020) diselenggarakan kegiatan Rekonsiliasi Data Laporan Keuangan Semester II Tahun Anggaran 2019 di lingkungan Kanwil Kemenkumham Kepri.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Kakanwil Kemenkumham Kepri Agus Widjaja serta dihadiri oleh Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrasi dan Kepala UPT di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Kepri.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Penyelenggara Kepala Bagian Umum Sukiman menjelaskan bahwa latar belakang diadakannya kegiatan ini adalah untuk meminimalisir terjadinya perbedaan pencatatan yang berdampak pada validitas dan akurasi data yang disajikan dalam laporan keuangan dimana rekonsiliasi itu sendiri merupakan salah satu kunci utama dalam upaya menghasilkan laporan keuangan yang akurat , transparan dan akuntabel.

Sementara itu, dalam sambutannya Kakanwil menyebutkan kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mempertahankan opini WTP di tahun 2019.

Baca Juga:  Gantikan Zaeroji, Agus Widjaja Resmi Pimpin Kanwil Kemenkumham Kepri

“Hendaknya momentum seperti ini juga dijadikan sebagai kesempatan untuk melakukan evaluasi anggaran kita selama setahun yang lalu, hal ini penting dilakukan karena ini adalah bagian dari cara kita merawat kinerja, khususnya mempertahankan penghargaan yang diperoleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM sebagai Terbaik Kedua Dalam Pengelolaan dan Penyusunan Laporan Keuangan TA. 2018 audited Kategori Kantor Wilayah Dengan Satuan Kerja Sedang,“ tuturnya.

Selain itu, dalam pesannya kepada operator SAIBA dan SIMAK BMN dirinya meminta selaku operator wajib untuk bertanggung jawab dalam hal menertibkan laporan keuangan yang ada di masing-masing Satkernya.

“Perlu dipahami bersama bahwa operator memegang peranan krusial dalam tertib laporan keuangan satkernya dengan mencatat setiap transaksi dengan akurat sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), saling berkoordinasi dengan baik antara Operator SAIBA dan SIMAK BMN, dan mengungkapkan secara lengkap informasi yang penting ke dalam Catatan atas Laporan Keuangan,“ ucapnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Pengawasan Pencari Suaka, Kakanwil Kemenkumham Kepri: Tak Ada yang Kebal Hukum

Kegiatan Rekonsiliasi yang diselenggarakan di Hotel Aston ( 22-24 januari 2020 ) ini diikuti oleh 50 orang operator SAIBA dan SIMAK BMN di lingkungan Kanwil Kemenkumham Kepri serta menghadirkan 3 orang tim review dari tim Inspektorat Jenderal, 2 orang Narasumber dari Biro Keuangan Sekjen, 2 orang narasumber dari Biro Pengelolaan BMN Setjen dan 3 orang Narasumber dari Ditjen Imigrasi.

Dalam kegiatan Rekonsiliasi ini juga disejalankan dengan pemberian penghargaan kepada operator SAIBA dan SIMAK BMN terbaik T.A 2019 di lingkungan kanwil Kemenkumham Kepri.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari Kanwil Kepri kepada para operator yang telah berkinerja dengan baik dan bekerjasama dalam upaya peningkatan kualitas laporan keuangan. (Red)