Adakan Rapat Perhitungan Progres, Rutan Perempuan Surabaya Minta Masukan Untuk Proyek Pembangunannya

SIDOARJO – Pembangunan Rutan Perempuan Surabaya kini mencapai 89 persen.

Untuk mengawal hingga akhir pelaksanaan pembangunan berjalan dengan baik maka dilakukan rapat perhitungan progres fisik untuk mendapat masukan dari berbagai pihak seperti Inspektorat Jenderal Kemenkumham, Kejaksaan Tinggi Surabaya, BPKP, Dinas PU.

Rapat yang dilaksanakan pada Selasa siang tersebut digelar di Lapas Porong (10/12), dan dihadiri Kadiv Pemasyarakatan Pargiyono, Kadiv Administrasi Indah Rahayuningsih dan Kabag Program dan Humas Meirina Saeksi.

Pargiyono mengatakan bahwa rapat ini dieperlukan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan tahap akhir.

Baca Juga:  Pegang Teguh ‘Jas Merah’, Kemenkumham Jatim Gelar Ziarah Ke Makam Pahlawan

“Kita bisa sama-sama clear, karena dari rapat ini menghasilkan keputusan-keputusan yang bisa digunakan sebagai dasar menyelesaikan pekerjaan ini,” kata Pargiyono.

Sementara Kadiv Administrasi Indah Rahayuningsih menambahkan bahwa, progres capaian 89 persen tentu sangat baik, namun tetap diperlukan kerja keras karena masih ada angka 11 persen yang harus diselesaikan.

Tidak hanya itu Indah juga mengingatkan proses pembayaran yang masih belum selsei untuk dituntaskan berdasar aturan yang ada. “Lakukan semuanya sesuai aturan,” tegasnya.

Sementara itu Team Leader Manajemen Kontruksi Kuspiyati menjelaskan bahwa, kekurangan sebesar 11 persen adalah finishing. Untuk yang paling besar, lanjutnya, adalah pembangunan jalan blok hunian.

Baca Juga:  Melalui Crash Program, 22 WBP Lapas Delta Bebas Bersyarat

“Jalan tersebut masih belum bisa diselesaikan karena masih digunakan sementara untuk akses pembersihan dan material,” ujar Kuspiyati.

Usai rapat, dilakukan kunjungan ke lokasi proyek pembangunan Rutan Perempuan Surabaya. (Red)