Tinjau Lahan Asimilasi Ngajum, Dirjenpas Dorong Pembentukan Lapas Terbuka

MALANG – Usulan Kanwil Kemenkumham Jatim untuk memanfaatkan lahan asimilasi di Ngajum sebagai lapas terbuka (open camp) semakin mendekati kenyataan. Bak gayung bersambut, hari ini (30/5) Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Sri Puguh Budi Utami memerintahkan agar lahan yang terletak di Gunung Kawi itu segera diusulkan menjadi lapas kelas III.

Hal itu disampaikan Utami saat meninjau lahan dengan luas sekitar 5 hektare tersebut. Di sana, Utami yang didampingi Kadivpas Pargiyono dan Kadiv Administrasi Haris Sukamto meninjau aktivitas dan pembinaan kepada WBP yang dilakukan. Selain itu, para kepala UPT Pemasyarakatan se-Korwil Malang juga mendampingi.

Baca Juga:  Dirjen PAS Buka Pelatihan Tenaga Konstruksi Bangunan Umum Tahap 2

Utami mengungkapkan bahwa salah satu upaya revitalisasi sistem pemasyarakatan adalah dengan memperkuat sisi pembinaan. Nah, pendirian lapas terbuka bisa menjadi salah satu alternatif untuk mensukseskan program tersebut.

“Saya rasa, lahan ini sangat representatif dan sesuai dengan semangat revalitalisasi sistem pemasyarakatan yang selama ini kami gaungkan,” ujarnya.

Tak mau membuang waktu, Utami pun meminta agar pejabat terkait segera membuat telaah dan usulan agar segera ada pejabat struktural yang bertanggungjawab di sana.

“Saya minta segera diusulkan jadi lapas kelas III, dimana nanti akan fokus pembinaan di bidang pertanian dan peternakan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Ditjen PAS Terima 2 Penghargaan Sekaligus Dalam Raker Kemenkumham 2018

Menanggapi hal tersebut, Pargiyono mengaku siap memimpin jajarannya untuk segera merealisasikan target tersebut. Selama ini, pihaknya khususnya Lapas Kelas I Malang sudah sangat getol untuk memanfaatkan lahan tersebut.

“Selama ini lahan ini sudah digunakan untuk pembinaan WBP, meski masih belum maksimal. Kami siap menjalankan perintah bu Dirjenpas,” tegasnya. (Red).