Kakanwil Kumham Jatim Apresiasi Inovasi Media Center Kanim Kediri

SURABAYA – Untuk memfasilitasi dan memberikan wadah kepada media sekaligus sebagai tempat mengolah informasi maka diresmikan Media Center pada Kanim Kelas III Non TPI Kediri, pada Kamis (06/12).

Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati dalam sambutannya sangat mengapresiasi Kanim Kediri karena telah membuat sebuah wadah berupa media center. “Media center menjadi tempat yang sangat baik untuk menampung dan mengolah informasi sehingga sampai ke masyarakat,” katanya. Kegiatan instansi pemerintah harus di ekspos, tentu saja ini dimaksudkan bukan sebagai pencitraan semata karena ada hasil kerja nyatanya.

Menurutnya Kanim Kediri juga dinilai sebagai Kanim yang aktif menyiarkan informasi hasil kerjanya melalui media, baik media sosial maupun media massa. Karena itulah pada tahun 2017 lalu menjadi juara 1 UPT berbasis egov.

Baca Juga:  Kadiv Pemasyarakatan Terima Daftar Isian Pelaksana Anggaran Tahun 2020

Baca: Kadiv Imigrasi Jatim Apresiasi Usaha Kakanim Kediri dalam Berantas Pungli

Kepedulian kanim kediri pada masyarakat juga dinilai sangat baik karena telah menelurkan berbagai program yang terkait dengan kepedulian masyarakat.

“Kanim Kediri menjadi perbincangan hingga tingkat pusat dan secara lisan banyak yang menyatakan sangat layak untuk naik kelas,” ujarnya.

Baca: Antisipasi Aktifitas Orang Asing, Kanim Kediri Gelar Rakor TIMPORA

Kakanwil berharap dengan adanya Media Center kinerja Kanim Kediri semakin meningkat dan mampu menciptakan inovasi-inovasi baru di bidang pelayanan masyarakat.

Baca Juga:  Kanwil Kemenkumham Jatim Gelar Rakerwil Transformasi Kinerja

“Selamat atas hadirnya media center dan layanan publik berbasis HAM, semoga ini menjadi pemicu untuk terus menjadikan Kanim kediri semakin Hebat dalam melayani,” pesannya.

Usai memberikan sambutan kakanwil beserta rombongan menuju ruang media center untuk melakukan potong pita, menandatangani prasasti, potong tumpeng masuk ke ruang media center dan melihat beberapa program inovasi dari Kanim kediri. Yaitu penggunaan aplikasi telegram dalam Bot Telegram dan Telegram Channel. Dalam kegiatan tersebur hadir Kalapas Kediri, Kabapas Kediri, Kakanim Tanjung Perak, Kakanim Pamekasan, Perwakilan Kanim Blitar dan awak media. (red)