Wamenkumham Sambangi Lapas Surabaya dan Mojokerto

MOJOKERTO – Di sela kegiatan diskusi RUU KUHP, Wakil Menteri Hukum dan HAM Prof. Eddy O.S Hiariej menyempatkan diri menyambangi dua lapas di Jatim siang ini (3/5). Prof. Eddy mengunjungi Lapas Surabaya dan Lapas Mojokerto.

Lapas Mojokerto berkesempatan disinggahi pertama. Satker yang tengah berkontestasi di ajang Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tampak berbenah di semua lini. Mulai sarana dan pra sarana maupun inovasi layanan.

Kepala Lapas Mojokerto Dedy Cahyadi mengajak Prof Eddy tur singkat meninjau Sarana Asimilasi dan Edukasi milik Lapas Mojokerto. Yaitu dengan pembinaan andalan berupa kolam pembibitan benih lele dan tanaman hias.

Baca Juga:  Tim Pokja Lapas Surabaya dan Sidoarjo Presentasikan Progres Pembangunan ZI Pada Staf Ahli Menkumham

Prof Eddy mengapresiasi langkah inovasi yang digagas Lapas Mojokerto. Menurutnya, SAE ini terletak di sebalah lapas dan menghadap ke jalan umum.

“Sehingga masyarakat dapat melihat sisi lain dari lapas yang selama ini identik dengan tempat orang bermasalah,” ujar Prof Eddy.

Sementara itu di Lapas Surabaya, Wamenkumham didaulat untuk meresmikan Ruang Sentra Layanan Terpadu yang baru didirikan untuk menunjang pelayanan kunjungan.

Kepala Lapas Surabaya Gun Gun Gunawan mengungkapkan Ruang Layanan Terpadu ini memiliki letak yang strategis. Dan lebih memanjakan pengguna layanan.

Baca Juga:  Lapas Surabaya Gelar Media Gathering untuk Dukung Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020

“Ruangan yang adem dan informatif jadi unggulan ruangan yang didirikan tidak lebih dari sebulan waktu pengerjaaan,” ungkap Gun Gun.

Dalam kesempatan itu, Prof Eddy sesaat setelah meresmikan berharap ruang layanan ini agar maksimal fungsinya dan bermanfaat bagi pengguna jasa layanan.

“Kepuasan masyarakat jadi tolak ukur keberhasilan sebuah satker berproses dan berbenah dalam peningkatan pelayanan, semoga tahun ini banyak Satker di Jatim yang lolos dan meraih predikat WBK/ WBBM,” harap Eddy. (*)