Staf Ahli Menkumham Apresiasi Program Revitalisasi di Lapas Pasuruan

PASURUAN – Sebagai salah satu pilot project program revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan, Lapas Kelas IIB Pasuruan mendapatkan perhatian lebih dari pimpinan.

Termasuk dari Staf Ahli Menkumham Bidang Politik dan Keamanan Y. Ambeg Paramarta. Pagi ini (12/11) Ambeg melakukan peninjauan langsung untuk melihat progres revitalitasi yang sedang berlangsung di sana.

Staf Ahli tidak sendirian. Kadiv Pemasyarakatan Pargiyono, Plt. Kalapas Pasuruan Zonni Andra, dan jajaran Kepala UPT Pemasyarakatan se-Korwil Malang juga mendampingi.

Ambeg mengapresiasi kinerja Lapas Pasuruan dalam rangka mewujudkan program revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan.

Baca Juga:  Sekaligus Ibadah, Kemenkumham Jatim Peringati HDKD 2019 dengan Bersih-Bersih Masjid Agung Surabaya

Menurutnya, proses pembinaan WBP berjalan sangat baik. Ini nampak dari kegiatan bengkel kerja yang sudah bekerja sama dengan pihak ketiga.

“Bahkan nilai lebihnya sudah menghasilkan produk kebutuhan masyarakat skala nasional,” puji Ambeg.

Produk yang dimaksud Ambeg adalah penjahitan dan packing sarung merk Atlas yang produksi BHS. Serta tusuk sate yang per bulan mampu memproduksi hingga 2 Ton.

Ambeg meminta pihak Lapas untuk meningkatkan produksi karena permintaan pasar mencapai 4 Ton.

“Ini harus menjadi catatan kami kedepan agar dapat ditingkatkan dengan mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung,” ungkap Ambeg.

Baca Juga:  Kemenkumham Jatim Persiapkan Layanan Legalisasi Elektronik di Tingkat Wilayah

Proses revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan, lanjut Ambeg, harus mendapat dukungan dari semua elemen yang ada di jajaran Pemasyarakatan. Proses pembinaan dan pelayanan menjadi fokus utama dalam proyek ini. Lapas Pasuruan sendiri masuk dalam kategori Maximum Security.

“Dengan adanya proses pembinaan dan pelayanan yang baik saya yakin dengan dukungan SDM dan pembinaan yang baik seperti di Pasuruan ini, proses revitalisasi Pemasyarakatan akan membuahkan hasil dan sesuai target yang direncanakan,” tutup Ambeg. (Red)