Sekjen Kemenkumham Berikan Pengarahan di Raker Tranformasi Kinerja Kemenkumham Jatim

BANYUWANGI – Rapat Kerja Transformasi Kinerja Wilayah Jatim 2019 juga menghadirkan para narasumber penting.

Setelah kemarin (2/12) Karo Keuangan Wisnu Nugroho Dewanto, hari ini (3/12) giliran Sekjen Kemenkumham RI Bambang Rantam Sariwanto yang memberikan Pengarahan. Sekjen menyampaikan berbagai materi terkait Transformasi Orientasi dan Corporate University.

Sekjen mendarat di Bumi Blambangan saat mentari baru menyapa Pulau Jawa. Bambang langsung menuju ke area pantai yang terletak di belakang venue acara yaitu Hotel Ketapang Indah.

Setelah melakukan aktivitas din outdoor, Sekjen yang didampingi Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati menuju lokasi acara.

Baca Juga:  Staf Ahli Menkumham Akui Bangga dengan Capaian Kanim Blitar

Bambang membuka arahannhya dengan isu aktual yang sedang menjadi bahasan hangat yaitu penyederhanaan birokrasi. Pria asal Surakarta ini menyebutkan setidaknya ada 8 kriteria untuk melakukan penyederhaan birokrasi.

Termasuk prioritas penyederhanaan yang berorientasi pada adanya ketersediaan JFT dan dilakukan di unit pusat terlebih dahulu. Sedangkan di level kanwil masih dipertimbangkan ada tidaknya perampingan.

“Jadi yang di UPT jangan khawatir atau risau,” pesannya.

Meski begitu, Sekjen berpesan agar jajarannya tidak memperpanjang dan mempersulit birokrasi. Terutama tentang perijinan. Yang harus memudahkan para pengguna layanan.

Baca Juga:  Rudenim Surabaya Kembali Sosialisasikan Perpres 125 Tahun 2016

Sekjen juga menyampaikan rencana untuk mengaktifkan kembali Law Center. Dengan tajuk reborn for law center. Sekjen memprioritaskan penguatan dan kemunculan kembali law center.

“Program ini menjadi bagian yang tidak mudah. Tapi sebenernya mudah. Karena kita sudah pernah memulai,” terangnya.

Seluruh program tersebut, lanjut Bambang, bisa terlaksana jika ada teamwork dan manajemen yang baik. Karena menurutnya, tidak ada kinerja yang bisa direalisasikan hanya dengan one man show. (Red)