Rudenim Surabaya Terima Satu Deteni Warga Negara Turki dari Kantor Imigrasi Blitar

PASURUAN – Rumah Detensi Imigrasi Surabaya terima satu deteni warga negara Turki dari Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Selasa (05/05/2020).

Deteni bernama Burak Hasan Allameoglu diterima langsung oleh Kasi RAP Rudenim Surabaya di ruangannya.

Rini mengatakan bahwa Burak telah melakukan pelanggaran berupa overstay lebih dari 3 tahun. Burak masuk ke Indonesia pada 05 Januari 2017 melalui bandara Internasional Ngurah Rai Bali.

“Menggunakan paspor Bebas Visa Kunjungan selama 30 hari. Dan habis masa berlakunya pada 03 Februari 2017,” tutur Rini.

Baca Juga:  Antisipasi Covid 19, Satu Deteni Berkewarganegaraan Turki Lakukan Rapid Tes

Atas dasar tersebut dan berdasarkan hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) serta Berita Acara Pendapat (BAPEN) yang dilakukan Kantor Imigrasi Blitar, Burak dikenakan Pasal 78 ayat 3 UU Keimigrasian Nomor 6 Tahun 2011.

“Burak akan dikenakan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian,” terang Rini.

Berdasarkan surat dari Keduraan Besar Turki di Jakarta, Burak belum bisa dilakukan pendeportasian dalam waktu dekat. Terjadinya Covid 19 di seluruh dunia, menyebabkan penerbangan ke turki di tiadakan.

“Kami usahakan yang terbaik dan akan terus berhubungan dengan Kedubes Turki. Selain itu, Burak harus mengganti paspornya di Kedubes Turki di Jakarta,” terang Rini.

Baca Juga:  Periode Februari, Kasi Perkes Jadi Pegawai Teladan Rudenim Surabaya

Rini melanjutkan, Burak harus mengganti paspornya dikarenakan akan habis masa berlakunya.

Sebelum didetensi, Burak telah dinyatakan sehat dan tidak menunjukkan gejala Covid 19 oleh Seksi Kesehatan. Selama proses pedetensian, Rudenim Surabaya menerapkan protokol kesehatan Covid 19. (Red)