Naik Tingkat Kelas IIA, Kalapas Banyuwangi Siap Tingkatkan Kinerja

SURABAYA – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Timur (Kanwil Kemenkumham Jatim) menggelar acara pelantikan 88 pejabat Pemasyarakatan jajaran Kemenkumham Jatim, Selasa (7/1).

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Jatim, Pargiyono mengatakan bahwa, pelantikan 88 pejabat struktural mulai dari Kalapas, Pejabat Teras, Kasi, dan Kepala Sub Seksi di beberapa satuan kerja Divisi Pemasyarakatan Jatim.

“Pelantikan hari ini cukup spektakuler diikuti oleh sekitar hampir seratus orang pejabat struktural yang terdiri dari Kepala Lapas mantan pejabat teras tingkat kasi dan kepala sub seksi di beberapa satuan kerja yang merupakan tindak lanjut dari pada keluarnya surat keputusan Kementerian Hukum dan HAM beberapa waktu lalu,” kata Pargiyono usai pelantikan.

Dalam pelantikan kali ini, Kadivpas menjelaskan bahwa, ada kenaikan tipe Lapas Banyuwangi, dari sebelumnya tingkat Kelas IIB menjadi tingkat Kelas IIA. Menurut Pargiyono, kenaikan tipe Lapas Banyuwangi itu juga diikuti oleh kenaikan Eselon pejabatnya.

Baca Juga:  Lapas Banyuwangi Ciptakan Batik Tulis Bernama 'Bagajo Jeruji'

“Dalam acara tadi juga disampaikan kenaikan Lapas Kelas IIB Banyuwangi menjadi Lapas Kelas IIA, hal itu juga diikuti oleh kenaikan eselon pejabatnya, termasuk Kalapasnya,” jelas Pargiyono.

Kenaikan Lapas Banyuwangi menurut Pargiyono karena di Lapas yang berada di ujung timur Jawa Timur itu beban kerja disana semakin meningkat, seiring dengan semakin banyaknya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

“Kenaikan tipe Lapas Banyuwangi sudah menjadi usulan kami sejak dulu. Karena kami melihat beban kerja disana sangat berat, maka pantaslah jika usulan kami diterima di Kementerian Hukum dan HAM,” terangnya.

Pargiyono juga berpesan agar dengan kenaikan tipe Lapas Banyuwangi diikuti dengan peningkatan kualitas kerja pejabat strukturalnya, termasuk Kalapasnya. Menurutnya, pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi kinerja pejabat struktural Lapas Kelas IIA Banyuwangi selama tiga hingga enam bulan kedepan.

“Dengan kenaikan eselon kami harap kinerjanya semakin ditingkatkan lagi, kita juga akan terus melakukan evaluasi selama tiga bulan kedepan. Karena dengan kenaikan eselon tentunya kinerja juga harus ditingkatkan juga, jangan disamakan ketika masih eselon Kelas IIB,” pesannya.

Baca Juga:  Berikut Kronologi Meninggalnya WBP Lapas Surabaya 'Fuad Amin Imron'

Sementara itu, Ketut Akbar Herry Achjar selaku Kalapas Kelas IIA Banyuwangi menyampaikan rasa syukurnya atas kenaikan tipe Lapas Banyuwangi. Dengan kenaikan tipe Lapas Banyuwangi, secara otomatis eselonnya juga ikut naik.

“Alhamdulillah, Lapas Banyuwangi resmi naik tipe, otomatis seluruh pejabatnya juga ikut naik jabatan,” kata Akbar.

Akbar menambahkan, dengan kenaikan tipe Lapas Banyuwangi, pihaknya juga akan segera berbenah untuk meningkatkan kualitas kerja dalam hal pelayanan serta pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan.

Akbar juga akan lebih meningkatkan kinerja anggotanya dalam hal pengawasan dan pengamanan terhadap warga binaan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Tentunya kami akan meningkatkan kinerja yang sudah baik selama ini agar menjadi semakin baik lagi,” tuturnya. (pank)