Menkumham Terima Kunjungan Jaksa Agung Timor Leste

JAKARTA – Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly, menerima kunjungan dari Jaksa Agung Timor Leste, José da Costa Ximenes pada Rabu, 3 Juli 2019. Dalam pertemuan tersebut, Jaksa Agung Timor Leste didampingi oleh Duta Besar Timor Leste untuk Indonesia Alberto X.P. Carlos dan Dr. Antonio Pedro Lopes Jaksa Timor Leste.

“Indonesia dan Timor Leste memiliki sejarah yang panjang dan Timor Leste tetap merupakan sahabat baik bagi Indonesia. Sebagai negara yang bertetangga, Indonesia dan Timor Leste tentu memiliki kompleksitas masalah baik dalam keimigrasian, keamanan dan lain-lain. Oleh karena itu, perlu perhatian serta kerjasama kedua belah pihak terkait masalah di perbatasan,” ujar Yasonna di Ruang Menkumham.

Baca Juga:  Deklarasi Janji Kinerja, Menkumham Berharap Dapat Bekerja Secara PASTI

Jaksa Agung Timor Leste mengatakan maksud kedatangannya dalam kunjungannya kali ini untuk mempererat kerjasama dalam bidang penegakan hukum, terlebih dengan aspek geografis Indonesia dan Timor Leste yang berdekatan dapat menimbulkan berbagai macam masalah.

José da Costa Ximenes menambahkan, Timor Leste ingin membangun kerjasama dengan Indonesia guna memberantas masalah-masalah tersebut melalui Mutual Legal Assistance (MLA).

“Kami berharap Timor Leste dan Indonesia dapat menjalin kerjasama penegakan hukum timbal balik (MLA) agar kita dapat bersama-sama memberantas berbagai masalah di kemudian hari,” ujar Jose

Menanggapi Jaksa Agung Timor Leste, Menkumham menyambut baik langkah-langkah kerjasama di bidang hukum dengan Timor Leste dan mengatakan perlu dibangun sebuah crown kerjasama hukum yang kuat antara Indonesia dengan Timor Leste guna memberantas kejahatan tersebut.

Baca Juga:  Menkumham Anugerahkan Anubhawa Sasana Kepada 112 Desa/ Keluarahan di Jatim

“Kami menyambut positif terkait langkah-langkah Indonesia dan Timor Leste kedepannya terkait kerjasama dalam penegakan hukum. Oleh karena itu perlu dibangun legal base yang baik untuk memuluskan hubungan bilateral dalam bidang hukum,” tandas Yasonna.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Hukum dan HAM RI didampingi oleh Linggawaty Hakim – Penasehat Menteri; Ronny F. Sompie – Direktur Jenderal Imigrasi; Cahyo Rahardian Muzhar – Direktur Jenderal AHU; Kombespol Dra. Muji Diah Setiani- Atase POLRI pada KBRI Dili; Arief Ihsan Rathomy – Direktorat Asia Tenggara, Kementerian Luar Negeri. (Red).