Menkumham: Saya Ingin Tinggalkan Kemenkumham Dengan Legacy

JAKARTA – Pembukaan Rapat Koordinasi Pengendalian Capaian Kinerja Semester I 2019 mulai malam ini (1/7) dibuka dengan arahan dari Menkumham Yasonna H Laoly.

Menteri kelahiran Sorkam, Tapanuli itu mengungkapkan ingin meninggalkan legacy sebanyak-banyaknya. Dan warisan terbesarnya adalah tata nilai Kami PASTI.

Yasonna mengungkapkan bahwa Kemenkumham adalah kementerian besar yang punya peran strategis. Oleh karena itu, dalam melaksanakan tugas perlu pengendalian yang baik. Pengendalian untuk menjamin kinerja Kemenkumham agar selalu on the track.

“Masa jabatan saya akan berakhir pada Oktober tahun ini, saya ingin meningkalkan Kemenkumham dengan legacy yang membanggakan,” ucapnya.

Baca Juga:  Kemenkumham dan DPR RI Sepakati Kenaikan Target PNBP 2020

Karena menurutnya, orang perlu mengingat dan meninggalkan jejak yang positif. Jangan sampai diingat orang karena keburukan. Dia berharap agar insan pengayoman tetap bekerja dengan baik.

“Do your best. Masih banyak pekerjaan besar kita yang harus kita selesaikan,” ujarnya.

Meski begitu, dia yakin semua target bisa dicapai dengan baik. Karena pihaknya telah menciptakan kultur kinerja yang PASTI. Para pegawai harus mau terus mengembangkan diri, memperbaiki diri dan memberikan pelayanan terbaik.

“Untuk menyelesaikan tugas perlu sinergitas. Teruslah belajar, bersinergi dan berkolaborasi,” pesannya.

Baca Juga:  Menkumham Diskusi Penanganan Penyalahgunaan Narkoba Dengan Delegasi Inggris

Yasonna juga mengungkapkan terima kasih atas dukungan seluruh insan pengayoman. Atas dukungan dan dedikasinya untuk Kemenkumham. Sehingga banyak prestasi yang diraih.

“Saya tak mungkin bisa sampai seperti ini tanpa dukungan seluruh insan pengayoman yang ada,” terangnya. (Red).