Lapas Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Sabu 10 gram

BANYUWANGI – Lapas Kelas IIA Banyuwangi menggagalkan upaya penyelundupan paket sabu yang dilakukan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Sebanyak 10 gram barang yang diduga sabu diamankan. Tak hanya itu, dua napi yang membawa dan pemesan juga diamankan oleh petugas.

Penyelundupan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, Kamis (11/2/2021). Pelaku diamankan setelah membuang kantong plastik kecil berwarna hitam ke tempat sampah di sekitar Lapas.

“Kita berhasil menggagalkan penyeludupan barang yang diduga narkoba jenis sabu. Kira-kira 10 gram yang berhasil kita amankan,” ujar Kalapas Kelas II A Banyuwangi Wahyu Indarto.

Kejadian bermula saat 4 orang WBP asimilasi pertanian termasuk EK kembali ke dalam lapas setelah selesai bekerja pertanian diluar area Lapas.

Baca Juga:  Gondol Dua Juara, Ketua Kontingen PTP Jatim Serahkan Piala Kepada Kakanwil

Pada saat di depan pintu utama EK mencoba lari saat melihat Kasi Admin Kamtib Ahmad Solihin di depan pintu utama.

Karena curiga, Solihin dibantu staf KPLP dan staf Kamtib dengan sigap menggejar warga binaan itu.

“Saat di lakukan penggejaran WBP asimilasi tersebut membuang benda yang diduga narkotika jenis sabu di tempat sampah dekat area lokasi parkir sepeda motor pengunjung Lapas Banyuwangi,” terangnya.

“Dari hasil pemeriksaan petugas menemukan barang yang dicurigai atau diduga Narkotika jenis sabu yang dibungkus isolasi berwarna hitam. Kemudian kita amankan dan introgasi EK,” imbuhnya.

Baca Juga:  Tak Hanya Disuguhi Fashion Show, Kemenkumham Jatim Ajak Masyarakat Belajar Membatik

Dari keterangan EK, kata Wahyu, barang yang diduga sabu itu diduga dipesan oleh salah satu napi dari kasus narkoba di dalam Lapas Banyuwangi. Petugas Lapas kemudian mengamankan GS yang diduga pemesan barang haram itu.

“Keduanya langsung kita amankan dan introgasi,” ujar Wahyu.

Pihaknya pun kemudian menggandeng polisi untuk menindaklanjuti temuan sabu tersebut. Kedua napi kemudian dibawa ke Polresta Banyuwangi untuk menyelidiki asal usul barang itu.

“Kita berkoordinasi dengan satuan Narkoba Polresta Banyuwangi. Keduanya kami pinjamkan untuk interogasi. Tentu kegiatan ini merupakan antisipasi kami menghalau penyalahgunaan narkoba di dalam maupun di luar Lapas,” pungkasnya. (*)