Kunjungi Rudenim Surabaya, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenkumham Berharap Bisa Raih Predikat WBK

PASURUAN – Sekretaris Inspektorat Jenderal (Sesitjen) Kemenkumham Tholib kunjungi Rudenim Surabaya, Rabu (17/06/2020).

Kunjungan Sesitjen dalam rangka untuk melaksanakan uji petik penilaian Wilayah Bebas dari Korupsi pada Rudenim Surabaya.

Setibanya di Rudenim Surabaya, Sesitjen diberi kalung bunga dan melakukan inspeksi fasilitas Rudenim Surabaya hingga ke ruang pedetensian.

Dalam arahannya, Tholib berharap Rudenim Surabaya bisa meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi pada tahun 2020.

“Meraih predikat WBK tentunya tidak mudah, dibutuhkan kerja keras dan kerja yang luar biasa,”ungkap Tholib.

Baca Juga:  Selama Wabah Virus Corona, Layanan Paspor Hanya Untuk Orang Sakit dan Kondisi Mendesak Saja

Proses untuk mendapatkan WBK menurut Tholib ialah dengan memperbaiki kinerja.

“Lalu puncak dari proses memperbaiki kinerja tersebut ialah mendapatkan predikat WBK,” terang Sesitjen Kemenkumham.

Disisi lain, proses pembangunan WBK merupakan kesempatan belajar untuk melaksanakan kegiatan birokrasi menjadi terstruktur dan sesuai aturan.

“Masing-masing dari kita harus bisa melakukan inovasi, perbanyak inovasi dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik,”ungkap Tholib.

Meski Rudenim Surabaya hanya diisi oleh dua deteni saja, Tholib berharap Rudenim Surabaya tetap mempertahankan kebersihan blok lainnya. Keamanan dan kenyamanan juga harus diperhatikan.

Baca Juga:  Ditjen Imigrasi Beri Penjelasan Kaburnya Deteni Palestina dari Rudenim Surabaya

Setelah sambutan dari Sesitjen Kemenkumham, proses uji petik dimulai. Uji petik bertujuan untuk memverifikasi kembali data dukung yang di upload pada aplikasi E-RB Kemenkumham serta pada saat pemaparan saat pelaksanaan On Desk Evaluation oleh Tim Penilai Inspektorat Jenderal Kemenkumham. (red)