Kumham Jatim Launching Aplikasi E-Legaldrafting & Mobil Paling HEBAT

SURABAYA – Kanwil Kumham Jatim tak ingin setengah-setengah dalam membangun zona integritas menuju WBK/ WBBM. Hari ini (3/5) Kanwil Kumham Jatim me-launching aplikasi e-legaldrafting untuk fasilitasi pembentukan produk hukum daerah.

Selain itu, Wakil Menteri Hukum dan HAM Prof. Edward Omar Sharif Hiariej juga meresmikan layanan Mobil Paling HEBAT.

Launching aplikasi berbasis web itu dilakukan secara simbolis oleh Wamenkumham didampingi Kakanwil Krismono dan para staf ahli Menkumham. Keempat pimpinan tinggi itu kompak menekan tombol virtual di layar videotron.

Dalam laporannya, Krismono menyatakan bahwa aplikasi e-legaldrafting ini diciptakan untuk mempercepat proses pembentukan produk hukum daerah.

Baca Juga:  Ini Arahan Kakanwil Krismono Terkait Optimalisasi Penggunaan DIPA

Karena di Jatim ada 38 Pemerintah Kabupaten/ Kota dan satu Provinsi yang secara berkala membuat aturan-aturan baru setiap tahunnya.

“Dengan SDM yang ada, kami merasa perlu ada inovasi dalam bentuk aplikasi untuk mempermudah proses pembentukan produk hukum daerah,” ujar Krismono.

Nantinya, lanjut Krismono, setiap pemda bisa melakukan monitoring sampai sejauh mana progres pembentukan perda atau aturan lainnya. Sehingga, bisa mendapatkan kepastian kapan produk hukum itu bisa selesai.

“Pelayanan ini harus cepat agar masyarakat juga mendapat kepastian karena adanya produk hukum daerah yang berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga:  Jaga Imunitas, Wamenkumham Ajak Kakanwil Jatim dan Jajaran Tenis Bersama

Selain itu, Kanwil Kumham Jatim juga melakukan Rebranding dan Upgrading Mobil Penyuluhan Hukum Keliling. Mobil yang mulai dioperasikan pada 2016 ini, diperbaiki baik dari segi tampilan maupun fungsinya.

Tidak hanya rebranding, tapi fungsinya juga dioptimalkan. Dari yang awalnya hanya untuk penyuluhan hukum saja, di-upgrade dengan menambahkan layanan publik lain. Seperti Pelayanan Hukum dan HAM, Keimigrasian maupun Pemasyarakatan.

“Kami sebut dengan Mobil Paling HEBAT, Akronim dari Pelayanan Informasi Keliling Terkait Hukum dan HAM Buat Masyarakat. Dengan tagline Menyapa, Mendengar dan Memberikan Solusi,” ujar Krismono. (*)