Advertisement

Kakanwil Yuspahruddin Berikan Penguatan pada Jajaran UPT Cilacap dan Nusakambangan

CILACAP – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Jawa Tengah A. Yuspahruddin terus mendorong jajarannya melaksanakan mitigasi resiko pada setiap UPT, khususnya di wilayah Cilacap dan Nusakambangan, Selasa (22/03).

Berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Cilacap, Kakanwil berikan pengarahan terkait pentingnya melakukan mitigasi risiko saat melaksanakan tugas dan fungsi khususnya di Lapas dan Rutan.

“Kita harus selalu mendeteksi risiko terhadap lingkungan kita, dilihat apa kemungkinan yang terjadi di tempat kita. Jangan sampai kita dua kali jatuh di lubang yang sama,” tegas Yuspahruddin.

Lebih dalam ia mengungkapkan bahwa dalam memitigasi risiko dapat ditelaah mulai dari kondisi lingkungan, warga binaan pemasyarakatan (WBP), hingga adanya perubahan atas peraturan-peraturan yang berlaku.

“Memitigasi juga kalau ada perubahan peraturan seperti munculnya Permenkumham Nomor 7 tahun 2022. Kalau muncul aturan pedoman baru kita harus baca dengan baik dan kritis supaya kita paham semua,” ujarnya.

Advertisement

Selain itu A. Yuspahrudin juga menyampaikan bahwa ASN merupakan pelayan masyarakat, sehingga besar harapan kepada seluruh ASN Kemenkumham untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat luas.

“Orang yang ada di hadapan kita harus layani dengan baik. Kalau mereka sakit harus kita obati, berikan hak warga binaan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Kakanwil.

Tampak mengikuti pengarahan Kepala Divisi Pemasyarakatan Supriyanto dan Kepala UPT di wilayah Cilacap dan Nusakambangan. (*)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button
%d blogger menyukai ini: