Kakanwil Kemenkumham Jatim Buka Konsinyering Penyusunan SOP Pembentukan UKK Imigrasi

SURABAYA – Semakin tingginya permohonan publik terkait layanan keimigrasian membuat Direktorat Jenderal Imigrasi harus semakin mendekatkan diri kepada masyarakat.

Salah satu yang gencar dilakukan dewasa ini adalah dengan membangun Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi. Agar pembangunan dan pengoperasiannya terarah, maka dibuatlah Standar Operational Procedure (SOP) Pembentukan UKK Imigrasi.

Karena sifatnya dianggap mendesak, rapat pembentukan SOP tersebut diberi tajuk konsinyering. Hari ini (29/8/19) seluruh kepala UPT Keimigrasian di Jatim dikumpulkan di Hotel Whyndam.

Konsinyering dipimpin langsung Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati yang didampingi Kadiv Keimigrasian Pria Wibawa dan Kadiv Yankum Hajerati. Sedangkan Kasubdit Kerjasama Antar Lembaga Junita Sitorus menjadi pemateri dalam acara tersebut.

Baca Juga:  Jelang Akhir Tahun Pimti Kemenkumham Jatim Fokus Serapan Anggaran

Karena pentingnya SOP ini, Susy berharap agar setiap peserta sungguh-sungguh. Memberikan ide-ide dan pemikirannya sehingga berkontribusi positif terhadap Kemenkumham.

“Jika SOP-nya jelas, pembangunan UKK juga bisa terarah dan bisa membantu Kanim semakin dekat dengan masyarakat, jadi tolong berikan yang terbaik,” pesan Susy.

Selain itu, Susy juga mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang dalam tahap mempersiapkan pembangunan UKK di Kabupaten Probolinggo. Saat ini dalam proses penyelarasan naskah kerjasama antara Pemkab Probolinggo dan Ditjen Imigrasi. Dia berharap pembangunannya bisa maksimal dan menjadi salah satu UKK terbaik di Indonesia seperti UKK Bojonegoro.

Baca Juga:  Meski Deviasi Positif, Kakanwil Tetap Ingatkan Agar Proyek Pembangunan Kanim Kediri Sesuai Disbursement Plan

“Semoga kegiatan konsinyering pada hari ini dapat menghasilkan SOP Pembentukan UKK Imigrasi yang baik dan bermanfaat bagi Ditjen Imigrasi beserta jajarannya,” harapnya. (Red).