Jemput Bola, Imigrasi Medan Buka Layanan Paspor di Pemukiman Warga

MEDAN – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus (Kanimsus) TPI Medan memberikan pelayanan jemput bola kepada masyarakat di tengah pandemi COVID-19, melalui program ‘Eazy Passport’, dengan pengajuan dan pengurusan paspor langsung dari pemukiman warga.

Kali ini, Kanimsus Medan menyasar pemukiman perumahan elit di Perumahan Mutiara Risidence di Jalan Rumah Sakit Haji, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu, 13 Maret 2021.

Kepala Kanimsus Medan Tato Juliadin Hidayawan, melalui Kabid Teknologi Komunikasi dan Informasi Kantor Imigrasi kelas I Khusus TPI Medan, Mochamad Akbar menyampaikan bahwa, di perumahan ini, terdapat 56 warga mengajukan permohonan pengurusan paspor dengan pelayanan langsung dilakukan oleh petugas Imigrasi. Pelayanan ini, dipastikan menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

“Ini kegiatan, dilaksanakan Kantor Imigrasi Khusus TPI Medan kepada seluruh masyarakat. Wilayah kerja kami Kota Medan, Langkat, Deli Serdang, Binjai dan Serdang Bedagai,” ujar Mochamad Akbar A kepada wartawan, Sabtu (13/3/2021).

Baca Juga:  Kunjungi Kanimsus Medan, Kakanwil Sumut Minta Pertahankan Predikat WBBM

Akbar menjelaskan, program ini merupakan kebijakan dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2020 lalu.

“Dalam upaya pelayanan kepada masyarakat di era pandemi dan kami mengharapkan di luar perumahan Mutiara Risidence dapat mengajukan permohonan untuk melakukan Eazy Passport ini,” kata Akbar.

Untuk pelayanan jemput bola ini, Akbar mengungkapkan dapat diajukan secara kolektif melalui perusahaan, pemukiman, perkantoran, dan kampus. Minimal pengajuan permohonan 50 orang.

“Kita siapkan alatnya dan perangkatnya serta sumber daya manusia dalam menjalani kegiatan ini,” tutur Akbar.

Akbar mengaku selama pandemi COVID-19 ini, pengajuan atau permohonan pengurusan paspor mengalami penurunan drastis. Kemudian, aktivitas penerbangan ke luar negeri banyak dihentikan sementara akibat imbas virus corona.

“Penurunan pasti terjadi, karena aktivitas penerbangan baik itu negara-negara terdekat di wilayah Sumut dan wilayah jauh lainnya, jadi dilakukan penutupan atau lockdown dari negara-negara tujuan kegiatan tersebut,” ujar Akbar.

Baca Juga:  Tingkatkan Pelayanan, Atase Imigrasi KBRI Beijing Beri Layanan Keimigrasian Hingga ke Provinsi Sichuan

Untuk mencegah penyebaran COVID-19, Akbar mengatakan pihaknya menerapkan pelayanan maksimal 50 persen. Hal ini, juga memicu penurunan permohonan pengurusan paspor.

“Eazy Passport ini merupakan pelayanan kita meningkatkan pelayanan kita kepada masyarakat. Tidak perlu datang ke kantor kita dan bisa langsung mengajukan dekat dari pemukiman warga atau tempat kerja,” ujarnya.

Dia menambahkan, dari instansi pemerintah dan swasta kami persilakan mengajukan Eazy Passport. Kami sudah beberapa kali menggelar kegiatan ini, seperti di Berastagi, Kabupaten Karo.

Akbar mengharapkan masyarakat tidak perlu khawatir, semua kegiatan sudah dilakukan berdasarkan dan penerapan protokol kesehatan. Pastinya, sudah terjaga keamanan dan kenyamanan agar tidak terjadi sesuatu.

“Kami berharap kepada pemukiman, instansi pemerintah dan swasta membuat paspor bisa mengajukan kepada kita dan bisa mengajukan dari pemukiman dan tempat ia bekerja,” pungkas Akbar. (Red)