Advertisement

Imigrasi Kupang Deportasi WNA Australia Karena Langgar Izin Tinggal

KUPANG – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang mendeportasi perempuan warga negara asing (WNA) asal Australia berinisial EYM, pada Kamis (17/3/2022).

EYM di deportasi lantaran telah melanggar aturan izin tinggal keimigrasian.

“EYM sebenarnya sudah harus kembali ke Australia akhir tahun lalu, tetapi karena pandemi Covid-19 dan belum ada pembukaan penerbangan ke sana, izin tinggalnya di Kupang pun hangus sehingga harus dideportasi,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang Darwanto, Kamis (17/3/2022).

Darwanto mengatakan, akibat overstay atau masa izin tinggal telah habis, EYM dinyatakan melanggar Pasal 78 ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

EYM sebenarnya warga Kota Kupang NTT, namun karena sudah tinggal lama di Australia dan menikah dengan orang sana, dia pun harus berganti kewarganegaraan.

Advertisement

Darwanto menjelaskan, proses deportasi WNA Australia ini dilakukan melalui Bandara El Tari Kupang, kemudian melalui bandara Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

EYM diberangkatkan ke negara asalnya dengan menggunakan Maskapai Jetstar dengan nomor penerbangan JQ44 tujuan Melbourne.

“Kegiatan pendeportasian EYM berjalan dengan lancar,” jelasnya.

Dia mengatakan, pihaknya terus memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Indonesia, demi tegaknya kedaulatan bangsa. Selain itu memastikan hanya orang asing legal dan tidak melanggar hukum yang tinggal di dalam wilayah Indonesia.

“Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk lakukan pengawasan,” pungkas Derwanto.

Selama tahun 2022, Kantor Imigrasi Kupang baru mendeportasi satu WNA. Satu-satunya WNA yang dideportasi tersebut yakni EYM asal Australia. (*)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button