Advertisement

Goes To WBBM, Imigrasi Madiun Luncurkan Banyak Inovasi Layanan Publik

MADIUN – Dalam rangka meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non TPI Madiun terus menghadirkan banyak perubahan dan konsistensi pelayanan dalam semangat meraih predikat WBBM tersebut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun, Andro Eka Putra melalui Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Kasi Tikkim) Rudy Margono mengatakan bahwa, untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan konsistensi dalam mewujudkan zona integritas menuju WBBM, Kanim Madiun terus melakukan terobosan inovasi dalam hal sarana prasarana layanan dan fasilitas perkantoran.

“Dengan adanya terobosan inovasi layanan ini, semoga masyarakat dapat menikmati pelayanan terbaik dari Kanim Madiun. Dan harapannya, Kanim Madiun dapat meraih predikat WBBM ditahun ini,” kata Rudy saat diwawancarai, pada Jumat (10/12).

Rudy menjelaskan, terobosan inovasi layanan yang dihadirkan Kanim Madiun adalah Layanan Eazy Passport, All New Drive Thru Pengambilan paspor, Pecel Pincuk Joss bagi Warga Negara Asing, serta yang terbaru yaitu Pandemi Paspor (Pelayanan Dokumen Elektronik Mobile Paspor).

“Untuk fasilitas area pelayanan perkantoran, Kanim Madiun menghadirkan welcome drink, ruang podcast dan pengaduan, ruang bermain anak, ruang pelayanan bernuansa hijau dan nyaman bagi pemohon, toilet yang higienis, serta fasilitas pojok baca dan ruang kompensasi,” jelas Rudy.

Advertisement

“Pengembangan dan penambahan inovasi untuk pelayanan publik seperti All New Drive Thru, Pecel Pincuk Joss dan Pandemi Paspor adalah bukti Kanim Madiun siap meraih WBBM,” tambahnya.

Untuk layanan Eazy Passport, Kanim Madiun terus hadir dan melayani permohonan paspor dari Instansi Pemerintah, Komunitas, Perkantoran, Komplek Perumahan, Sekolah dan Pondok Pesantren.

Sedangkan untuk inovasi All New Drive Thru ini di latar belakangi dengan semangat Reformasi Birokrasi yang mencoba mengakomodir tuntutan dari masyarakat akan adanya perbaikan kualitas pelayanan publik oleh pemerintah.

Menurut Rudy, Inovasi All New Drive Thru ini sebagai suatu inovasi yang baik untuk meningkatkan pelayanan pubik, dalam eksposenya bertujuan untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam bentuk pelayanan yang cepat, tepat, mudah, dan murah.

“Penerapan All New Drive Thru tentunya diharapkan akan memberikan kepastian waktu bahwa pelayanan ini akan berjalan cepat dan tidak ribet, apalagi masyarakat tidak perlu repot turun dari kendaraan sehingga pelayanan pengambilan paspor dapat dilaksanakan lebih cepat dan lebih mudah,” terang Kasi Tikkim Kanim Madiun ini.

Sementara untuk layanan Pecel Pincuk Joss (Pelayanan Cepat Online Pemohon Izin Tinggal Cuma Duduk – Jemput Ora Suwi-Suwi), adalah salah satu inovasi dari Kanim Madiun dalam rangka memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat khususnya bagi pemohon izin tinggal Warga Negara Asing (WNA).

“Pemohon yang udah daftar pengajuan izin tinggalnya secara online, maka petugas Imigrasi akan melakukan pengambilan fotonya yang dilakukan ditempat pemohon. Jadi pemohon gak perlu lagi datang jauh-jauh ke Kantor Imigrasi Madiun. Karena nanti petugas kita yang Jemput kesana,” urainya.

Untuk inovasi terbaru yang baru saja diresmikan langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, yaitu Pandemi Paspor (Pelayanan Dokumen Elektronik Mobile Paspor), Rudy menambahkan bahwa inovasi tersebut dilatar belakangi untuk meminimalisir kerumunan, layanan ramah HAM untuk kaum difabel dan anak-anak serta mengurangi komplain ketidakpastian persyaratan karena pengumpulan berkas pemohon sudah dilakukan secara online.

Inovasi Pandemi Paspor ini sangat luarbiasa menurut Rudy, dimana both tersebut sebagai inovasi layanan untuk foto pemohon dan biometrik. Dimana pemohon mendaftar dan memilih jadwal untuk wawancara. Wawancara dilakukan secara online menggunakan video call dan direkam yang digunakan sebagai bukti. Setelah wawancara pemohon akan diberikan keleluasaan untuk memilih sendiri jadwal pengambilan data biometrik (foto wajah dan sidik jari).

“Setelah paspor jadi nantinya dapat diambil secara Drive thru atau dikirim via pos. Pilihan pengambilan paspor ini pun dipilih secara langsung oleh pemohon,” tutup Rudy.

Semoga dengan begitu banyak perubahan dan konsistensi pelayanan dari Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun dalam semangat meraih predikat WBBM tahun ini dapat terwujud. (Red).

Show More

Tinggalkan Balasan

Back to top button
%d blogger menyukai ini: