Evaluasi Kinerja, Imigrasi Jember Gelar Rapat Timpora 

JEMBER – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Jember menggelar rapat gabungan Tim Pora tingkat Kabupaten dan Kecamatan yang diselenggarakan di Hotel Luminor, Jalan KH. Agus Salim, Nomor 28, Kaliwates, Jember, pada Rabu (27/2/19).

Rapat tersebut di hadiri oleh 31 Camat se-Kabupaten Jember bersama perwakilan dari Instansi terkait lainya seperti dari Kesbangpol, Kodim 0824 Jember, Polres Jember, BIN, BAIS, Polsek, serta Kepala Dinas yang terkait dengan pengawasan keberadaan dan kegiatan orang asing diwilayah Kabupaten Jember.

Dalam rangkaian acara pembukaan diawali laporan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Jember Kartana, yang menyampaikan dalam laporannya bahwa, terkait dengan capaian dan kegiatan Tim Pora selama Tahun 2018 serta dasar pelaksanaan kegiatan Tim Pora, berdasarkan SK Tim Pora yang diterbitkan setiap satu tahun anggaran.

Baca Juga:  Imigrasi Surabaya Siap Menuju WBK, Kabid Doklanintal Berikan Arahan pada Anggota

Rapat Tim Pora dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupten Jember, yang diawali dengan sambutan serta ucapan terima kasih kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Jember atas diselenggarakannya Rapat Tim Pora ini. Bahkan ia mengharapkan bahwa Rapat Tim Pora ini, perlu diselenggarakan setiap bulan. Permohonan ini disambut tepuk tangan oleh anggota Tim Pora yang hadir.

Sebagai Pemateri hadir Zakaria selaku Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, dalam paparannya mengawali dengan sejarah singkat terkait kebijakan keimigrasian sejak zaman Hindia Belanda dengan politik pintu terbuka sampai dengan kebijakan selektif (Selective Policy) dan ini sangat menarik perhatian bagi seluruh peserta Tim Pora.

Baca Juga:  3 UPT Jajaran Kemenkumham Jatim Berpotensi Raih WBK, 2 Lainnya Punya Peluang WBBM

Dalam sesi tanya jawab banyak hal yang ditanyakan oleh peserta dari mulai pengawasan terhadap subjek BVK, Pengungsi, Perdagangan Orang, hingga sampai kepada penemuan jenazah, “Apa yang harus kita lakukan bila menemukan mayat warga negara asing,” tanya peserta dalam sesi tersebut. (Red).