Advertisement

Divisi Keimigrasian Gelar Operasi Gabungan Bersama TIMPORA Tingkat Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Gorontalo melalui Divisi Keimigrasian menggelar Operasi Gabungan (OPSGAB) Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tahun 2022, di Kabupaten Bone Bolango dan kota Gorontalo, pada Kamis (24/3).

Sebelum melakukan operasi gabungan tim terlebih dahulu melakukan Briefing di ruangan Kepala Divisi keimigrasian.

Briefing yang dipimpin oleh Kepala Divisi (Kadiv) Keimigrasian, Andry Indrady, juga dihadiri oleh Kepala Bidang intelijen dan penindakan Keimigrasian, James S.J Sembel, Kepala Bidang perizinan dan informasi keimigrasian, Zamroni, Kepala Kantor Imigrasi, Joni Rumagit, Kasubbid perizinan keimigrasian, Ridwan, Kasubbid Penindakan keimigrasian, Junaidi H. Said, Kasubbid Informasi Keimigrasian, Didiet Santoso, Serta TIMPORA yang terdiri dari instansi atau lembaga pemerintah yang mempunyai tugas dan fungsi terkait keberadaan dan kegiatan orang asing.

“Kita akan melakukan interview dengan pihak perusahaan, kita akan bertanya bagaimana keberadaan dan kegiatan orang asing disana dan juga kita akan memantau sejauh mana mereka telah mematuhi aturan-aturan yang ada,” ucap Kadiv Keimigrasian Andry Indrady.

Kemudian Tim yang dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Keimigrasian ini menuju ke locus pertama OPSGAB yaitu di Kabupaten Bone Bolango tepatnya pada perusahaan PT. BoneBolango.

Advertisement

Dimana PT. Bonebolango selaku owner proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH), bekerja sama dengan divisi kontraktor Shanghai Electric Power Construction CO.,LTD dan SubKontraktor Jiangxi Water And Hydropower Construction CO.,LTD.

Pada Pembangunan PLTMH ini ada 19 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berasal dari negara cina.

Selanjutnya Tim menuju ke locus kedua OPSGAB Yaitu di Kota Gorontalo tepatnya pada perusahaan PT. Hulontalo Deheto Barakati, dimana pada perusahaan ini terdapat TKA yang berasal dari negara Amerika Serikat.

Kegiatan Operasi Gabungan bersama Anggota TIMPORA Provinsi Gorontalo ini digelar selama 2 hari.

Kegiatan ini guna memastikan bahwa TKA yang bekerja pada perusahaan tersebut telah mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Kegiatan berjalan dengan lancar dan aman dan tidak ditemukan adanya pelanggaran. (*)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button