Di Daerah Tapal Kuda, Staf Ahli Menkumham Minta Capaian Kinerja Disampaikan di Video Profil

PASURUAN – Staf Ahli Menkumham Bidang Politik dan Keamanan Y Ambeg Paramarta memberikan penguatan pembangunan zona integritas di daerah tapal kuda Jawa Timur hari ini (12/8).

Seluruh UPT baik pemasyarakatan maupun keimigrasian dikunjungi dan mengikuti evaluasi yang dipusatkan di Lapas Pasuruan dan Rutan Kraksaan.

Ambeg yang didampingi Kakanwil Krismono memberikan atensi terhadap video profil yang menjadi salah satu syarat menghadapi Tim Penilai Nasional (TPN) KemenPAN-RB.

Ada enam satker yang dinilai, yaitu Rutan Bangil, Rudenim Surabaya, Lapas Pasuruan, Lapas Probolinggo, Rutan Kraksaan dan Rutan Situbondo. Menurutnya, video yang ditampilkan UPT masih terlalu normatif sehingga kurang informatif.

Baca Juga:  Komitmen Menuju WBK, Kanim Surabaya Tetapkan Standar Pelayanan dan Penyerahan Maklumat Secara Simbolis Kepada Pemohon

“Saya sudah melihat di lapangan, perubahan yang dilakukan sangat luar biasa, namun sayangnya kerja keras yang dilakukan tidak dicerminkan di video profil yang ada,” terangnya.

Untuk itu, Ambeg meminta kepada seluruh UPT untuk menampilkan yang memang terkait dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Setiap UPT harus menampilkan layanan unggulan.

“Pilih sesuatu yang khas dan unggulan sehingga bisa menyentuh, hal ini harus diperkuat dengan narasi,” terangnya.

Terkait yel yel, Ambeg menilai mayoritas sudah cukup bagus karena sangat bersemangat. Namun, dia meminta agar pimpinan juga harus terlibat.

Baca Juga:  Bintorwasdal di Rutan Bangil Pimti Pratama Beri Penguatan Pembangunan ZI

Menurutnya, yel-yel menjadi salah aatu upaya internalisasi, sehungga bukan hanya tugas yang melakukan yel-yel.

“Akan ada nilai tambah jika pimpinan bisa terlibat di sana,” terangnya.

Sedangkan untuk penyampaian paparan Ambeg berharap kepala UPT lebih giat berlatih. Agar lebih tenang dalam hal penyampaian capaian kinerjanya.

“Paparan hanya menguatkan. Jadi sampaikan sesantai mungkin,” pesannya. (Red)