Bintorwasdal ke Rutan Surabaya dan Lapas Sidoarjo Kakanwil Tekankan Kebersihan Lingkungan

SIDOARJO – Overkapasitas yang terjadi di lapas/ rutan Jatim membawa dampak yang kompleks. Termasuk juga persoalan kebersihan lingkungan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono Pembinaan Monitoring Pengawasan dan Pengendalian (Bintorwasdal) ke Rutan Surabaya dan Lapas Sidoarjo siang ini (18/2).

Memang, fokus utama Krismono kali ini lebih ke tingkat kebersihan dan kenyamanan di dalam blok hunian. Selain itu, dapur umum dan sarana pra sarana pendukungnya juga tak lepas dari sorotannya.

Hal ini menjadi perhatian khususnya, ditemui oleh Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Rutan Surabaya Andi Surya dan jajaran pejabat struktural Rutan, Krismono berpesan agar kebersihan lebih ditingkatkan.

Baca Juga:  Tinjau Lapas Sidoarjo, Tim MenPAN-RB Puji Pelayanannya Sangat Baik

“Selain faktor keamanan, kebersihan juga memegang peranan penting agar proses pembinaan berjalan baik, dapur harus higienis, dan sarpras yang telah ada terpelihara guna mendukung kinerja,” pesan Krismono.

Sementara di Lapas Sidoarjo, Krismono juga memberikan atensi yang sama terkait masalah kebersihan. Dia menekankan bahwa kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab seluruh penghuni. Termasuk pegawai.

“Selain penghuni, kita juga bekerja disini. Untuk itu, jadikan lapas sebagai rumah kedua kalian, buat senyaman mungkin agar kalian betah di kantor,” tegas Krismono.

Baca Juga:  Gelar Konser Amal Untuk Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng

Kakanwil juga berpesan kepada Kepala Lapas Sidoarjo Teguh Pamuji agar budidaya lele mendapat perhatian dalam segi efisiensi pemeliharaan. Jangan sampai biaya produksi melebihi hasil dari panen lele.

“Kalian harus bisa berhitung agar tidak merugi tiap waktu panen,” pesan Krismono. (Red)