370 Narapidana di Jatim Peroleh Remisi Natal, Dua WBP Langsung Bebas

SURABAYA – Peringatan Hari Raya Natal 2020 menjadi berkah tersendiri bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jatim.

Sebanyak 370 WBP berstatus narapidana mendapatkan remisi. Dua diantaranya bisa langsung menghirup udara bebas.

Para narapidana yang mendapatkan remisi natal itu tersebar di 35 Lapas/ Rutan di seluruh Jatim. Lama remisi yang didapatkan bervariasi.

“Remisi yang diberikan paling lama 2 Bulan dan paling rendah 15 hari,” ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono.

Pria asal Yogyakarta itu mengatakan bahwa karena bersifat khusus, Remisi Natal hanya diberikan kepada narapidana yang beragama Nasrani.

Baca Juga:  Ratusan Pegawai Kemenkumham Jatim Gelar Aksi Donor Darah HDKD 2019

Tidak hanya itu, WBP yang berhak mendapatkan remisi harus memenuhi syarat administratif. Seperti berkelakuan baik dan telah menjalani hukuman minimal 6 bulan.

Dihitung sejak tanggal penahanan sampai hari raya Natal tahun 2020 ini. Selain Natal remisi khusus keagamaan diberikan pada hari Idul Fitri, Waisak, Nyepi, dan Imlek.

“Pemberian secara simbolis mungkin akan dilakukan beberapa lapas/ rutan,” katanya.

Kadiv Pemasyarakatan Hanibal menambahkan bahwa banyaknya narapidana yang mendapat remisi ini berarti pembinaan dari lapas/ rutan jajaran Kemenkumham Jatim semakin baik. Karena, sekaligus menjadi indikator perilaku narapidana yang semakin baik.

Baca Juga:  Cegah Pungli, Tim UPP Kemenkumham Jatim Berikan Penguatan di Lapas Mojokerto

“Bila pembinaan baik, segala jenis potensi kerusuhan bisa ditangkal, Alhamdulillah selama 2020 ini kondisi lapas/ rutan di Jatim relatif aman,” urai Hanibal.

Hanibal melanjutkan, remisi ini bukan menunjukkan obral hukuman. Namun, sesuai dengan semangat pemasyarakatan dengan tujuan agar narapidana cepat kembali ke masyarakat dan keluarganya.

“Sehingga mereka bisa menjalani hidup yang lebih baik,” tutupnya. (Red)